K3 & Keselamatan Kerja
Kebijakan, prosedur, dan keselamatan di laboratorium
Kebijakan K3 Laboratorium
Komitmen kami terhadap keselamatan seluruh pengguna lab
PRINSIP DASAR K3
Perlindungan Diri
Selalu gunakan APD yang sesuai sebelum memasuki area lab
Perlindungan Orang Lain
Pastikan keselamatan rekan dan pasien simulasi
Perlindungan Lingkungan
Jaga kebersihan dan kelestarian lingkungan lab
Kepatuhan Prosedur
Ikuti seluruh SOP dan instruksi instruktur
Prosedur Penanganan Limbah Medis & Benda Tajam
Limbah Medis Domestik
- Gunakan kantong plastik berwarna hitam
- Isi maksimal 3/4 kapasitas kantong
- Ikat kuat sebelum dibuang
- Letakkan di tempat penampungan sementara
- Pengangkutan oleh petugas kebersihan terjadwal
Limbah Medis Infeksius
- Gunakan kantong berwarna kuning
- Tandai dengan label "LIMBAH INFEKSIUS"
- Gunakan sarung tangan saat menangani
- Jangan tekan atau remas kantong
- Disimpan di ruang penampungan khusus
Benda Tajam (Sharps)
- Gunakan safety box (kontainer benda tajam)
- Isi maksimal 3/4 kapasitas
- Jangan memasukkan ulang jarum ke spuit
- Gunakan alat pengaman jarum jika tersedia
- Laporkan jika terjadi insiden tertusuk jarum
Limbah Cair
- Jangan buang limbah cair medis ke wastafel
- Gunakan wadah penampungan khusus
- Buang sesuai prosedur instalasi pengolahan limbah
- Dokumentasikan jenis dan volume limbah
Prosedur Tanggap Darurat
Langkah cepat dalam situasi darurat di laboratorium
Tumpahan Bahan Kimia / Cairan Biologis
1. Amankan Area
Jauhkan orang dari area tumpahan. Pasang tanda peringatan.
2. Gunakan APD
Pakai sarung tangan, masker, dan pelindung mata sebelum membersihkan.
3. Batasi Tumpahan
Gunakan absorbent material untuk membatasi penyebaran.
4. Bersihkan
Basahi dengan desinfektan, bersihkan dari pinggir ke tengah.
5. Laporkan
Dokumentasikan insiden dan laporkan ke koordinator lab.
Cedera / Kecelakaan Kerja
1. Hentikan Kegiatan
Hentikan aktivitas yang sedang berlangsung.
2. Berikan Pertolongan Pertama
Gunakan kotak P3K yang tersedia di setiap lab.
3. Hubungi Bantuan
Panggil instruktur atau laboran. Hubungi nomor darurat jika diperlukan.
4. Evakuasi Jika Perlu
Pindahkan korban ke tempat aman jika kondisi memungkinkan.
5. Dokumentasi
Isi form insiden kecelakaan kerja untuk pelaporan.
Kebakaran
1. Aktifkan Alarm
Tekan tombol alarm kebakaran terdekat.
2. Matikan Listrik
Matikan peralatan dan sumber listrik jika aman.
3. Evakuasi
Keluar dari gedung mengikuti jalur evakuasi. Gunakan tangga, bukan lift.
4. Gunakan APAR
Gunakan Alat Pemadam Api Ringan jika api masih kecil.
5. Titik Kumpul
Hadir di titik kumpul dan laporkan ke petugas keamanan.
APD Wajib di Laboratorium
Alat Pelindung Diri yang harus digunakan
| Jenis APD | Fungsi | Kapan Digunakan | Kewajiban |
|---|---|---|---|
| Sarung Tangan | Melindungi tangan dari kontaminasi | Saat kontak dengan pasien/cairan tubuh | WAJIB |
| Masker | Melindungi saluran pernapasan | Saat prosedur yang menghasilkan aerosol | WAJIB |
| Pelindung Mata | Melindungi mata dari cipratan | Saat bekerja dengan bahan kimia/cairan | SESUAI PROSEDUR |
| Jas Laboratorium | Melindungi tubuh dari kontaminasi | Sepanjang waktu di dalam lab | WAJIB |
| Sepatu Tertutup | Melindungi kaki dari tumpahan/benda tajam | Sepanjang waktu di dalam lab | WAJIB |
| Sarung Tangan Bedah | Sterilisasi untuk prosedur invasif | Saat prosedur bedah/steril | SESUAI PROSEDUR |
| Apron | Melindungi pakaian dari cipratan | Saat prosedur dengan risiko cipratan tinggi | SESUAI PROSEDUR |
Kontak Darurat
Pemadam Kebakaran
113
Ambulans / Darurat
118 / 119
Security Kampus
(0431) 871-999
Koordinator Lab
(0431) 871-234 ext. 201